Hallo dunia… tau gak aku tuh seneng banget loh… kayaknya belum pernah aku ngerasa se-plong ini selama hidup.
Ah, entah bagaimana menggambarkan atau meng-eskpresikan perasaanku sekarang.
Ini tentang dia… hehehe… aku sekarang ngerasa kalau aku nih cewek yang sangat beruntung… Banyak wanita yang lebih cantik, lebih seksi, lebih pintar, lebih kaya, pokoknya lebih daripada aku lah… tetapi mereka belum tentu seberuntung diriku.
Beberapa waktu yang lalu aku memang mengalami dilema tentang dia. Aku begitu bingung dengan semua sikapnya yang berdasarkan mood. Aku mulai terfokus pada kekurangannya itu… padahal kalau di pikir-pikir lagi, gak ada manusia di dunia ini yang sempurna.
Tau gak, sebenarnya aku memiliki beberapa pergumulan hidup loh! Ada beberapa kekecewaan yang aku pendam sendiri tentang keluargaku. It’s about my mother and my brothers. Coz aku nih anak cewek satu2nya di keluarga, jadi aku gak punya saudara cewek getttoooo…
Di rumah aku hanya bisa terbuka dengan bapak. Memang sih banyak yang bilang aku nih anak kesayangan bapak, aku pun mengakuinya, karena apapun yang aku inginkan, rata-rata bapak memenuhinya. Bukan hanya itu, bapak juga selalu mau mendengarkan cerita-ceritaku, entah itu tentang cowok, pekerjaan, dll. Dan ketika aku kehilangan sosok seorang ayah yang selama ini menjadi tempat curahan hatiku (my father was die), aku tidak pernah lagi curhat ke siapa-siapa. Segala masalah aku pendam sendirian. Kadang kalau beban berat itu terasa, aku sering pergi ke kuburan bapak diam-diam. Aku hanya bisa duduk diam di sana, termenung menatap gundukan tanah yang ada dihadapanku saat itu.
Aku memang termasuk jenis manusia yang susah sekali untuk terbuka dan bercerita. Rata-rata segala emosi dan pikiranku aku tuang dalam bentuk tulisan atau puisi atau sebuah lagu.
Sampai akhirnya… dia datang… selama beberapa waktu kami berpacaran, baru malam itu aku bisa bercerita banyak hal kepadanya melalui telepon.
Aku menceritakan semua kekecewaanku yang selama ini aku pendam kepadanya. Dan dia mendengarkanku!!! Oh Tuhan… sudah lama sekali aku tidak merasa seperti ini. Ada seseorang yang mau mendengarkanku!
Ada kalimat yang tidak ingin aku lupakan yang dia ucapkan malam itu… Katanya begini, “Sekarang km harus terbuka yah, kan ada aku.” … dia bilang “Ada aku disini…” Aku menangkapnya seperti ini…
“Kamu tidak sendirian, karena ada aku di sini untuk kamu!”
Saat itu, aku benar-benar merasakan cintanya. Merasakan kasih sayangnya.
Saat mendengar kalimatnya itu, aku seperti disirami kesejukan yang mampu membuatku merasa nyaman dan damai. Dan itu membuatku merasa sangat bahagia!
Bukan ucapan puisi, kata-kata cinta, atau setangkai bunga mawar yang dia berikan. Dia bahkan tidak pernah memberikan itu kepadaku. Tapi dia memberi lebih dari pada yang aku sebutkan tadi. Dia memberi aku cinta dan kasih sayang yang nyata!

Makanya, sekarang aku mau bilang ama dunia kalau aku bahagia… Semoga kebahagiaan ini tetap abadi sampai akhir hayat kami. Amiiiiiiinnnn…