Banyak kejadian di hidup ini yang tidak aku pahami.

Yeah… namanya orang hidup, pasti selalu di perhadapkan pada dua pilihan yang berlawanan. Kalau tidak kanan ya kiri, kalau tidak atas ya bawah, kalau tidak depan ya belakang, kalau tidak maju ya mundur…

Hanya saja yang tidak aku mengerti adalah bagaimana cara mengetahui pilihan yang kita pilih itu benar atau salah?

Karena ada tertulis, “Ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut.”   Benar-benar membingungkan bukan???

Andai aku punya kemampuan supra natural dalam mendengarkan suara Tuhan dengan sangat jelas, aku pasti tidak akan sebingung ini. Lagi-lagi aku hanya bisa menerka-nerka dan mengandalkan logika sendiri. Memikirkan yang terbaik untuk semuanya. Hmmmm… mungkin bukan yang terbaik untuk semuanya, tetapi mungkin ini untuk ke ego’an ku sendiri… Mungkin aku yang terlalu bodoh dalam mengambil keputusan… Atau mungkin aku yang terlalu takut memilih. Aku tidak tau… Apapun itu, aku memang harus segera mengambil keputusan. Karena jika semakin lama aku tidak mengambil keputusan, maka luka yang ada akan semakin dalam.

Aku menyerah… Maaf, aku menyerah! Mungkin orang berpikir bahwa aku belum berjuang apa-apa, tapi inilah batas kemampuanku. Hanya sampai di sini… satu hal yang menjadi penghiburanku adalah bahwa dia yang aku kasihi akan bisa bertahan dan tetap kuat berdiri. Aku yakin, dia pasti bisa!

Aku tidak tau seperti apa ujung jalan yang aku pilih ini… Apapun hasilnya, biarlah aku sendiri yang menanggungnya.